Dalam kesempatan ini, saya ingin menceritakan pengalaman pribadi, mengenai penyakit yang saya alami. Saya Sugiarto Sutandio, berdomisili di Bandung. Penyakit yang saya alami bukanlah penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, tetapi sakit pada bagian tulang belakang dan lutut. Singkatnya pada tahun 1995, saya jatuh terduduk karena jalan tergesa-gesa di lantai yang licin. Saat berusaha untuk bangun, yang saya rasakan saat itu adalah perut kejang, sakit sekali sehingga saya tidak bisa melakukan aktivitas dan harus menjalani terapi.
Saya jalani terapi tersebut, hingga saya bisa menjalani aktivitas kembali. Akan tetapi saya tidak menyangka kalau efek dari jatuh tersebut saya rasakan sekitar 5 tahun setelah saya jatuh. Saya rasakan adalah saat berdiri dari duduk atau jongkok, tulang belakang bagian bawah, saya rasakan sakit. Tahun berganti tahun, sakit yang saya derita makin bertambah, saat saya berdiri dari duduk, mengalami kejang perut lagi.
Sekitar Oktober 2013, saya mengalami kejadian yang lebih mengejutkan. Waktu itu saya naik bis menuju Jakarta dari Bandung. Saat saya turun bis, tulang belakang saya terasa sakit sekali dan saat itu pula syaraf kaki seperti lumpuh, dan saya jatuh tersungkur di trotoar jalan. Saat itu, saya itu saya dibantu oleh seorang bapak untuk berdiri, tetapi saya menolak tawarannya, karena saya harus mencari posisi agar tulang belakang saya tidak terlalu sakit saat untuk berdiri.
Saya sangat sedih, apakah saya masih bisa melanjutkan perjalanan hidup saya? Karena saya adalah tulang punggung keluarga.Yang saya takutkan saat itu, apakah saya harus berbaring terus ditempat tidur, atau bahkan mengalami kelumpuhan. Dan dokter pun, nyatakan harus operasi. Uang dari mana, saya harus operasi, dan apakah berhasil?
Perkenalan dengan Laminine. Awal tahun 2014, saya bertemu dengan seorang teman, yang memperkenalkan Laminine. Dia menceritakan apakah Laminine itu. Dia menceritakan pengobatan sekarang dengan menggunakan Stem Cell, tepatnya transplantasi Stem Cell, dan yang namanya transplantasi Stem Cell, wuuih MAHAL....... Apa saja penyakit bisa disembuhkan dengan Stem Cell. Termasuk pula gagal ginjal sekalipun. Ibaratnya kalau beli mobil kelas Mercedes lah. Hanya kalangan atas saja yang bisa menjangkau. Dia memberikan solusi, Laminine lah jawabnya. Yang saya heran dan tidak percaya saat itu adalah dengan bahan dasar ekstrak Putih Telur. Putih Telur yang dierami selama 9 hari. Dalam hati apa hebatnya dengan Putih Telur sih? Begitulah anggapan saya.
Dia meyakinkan saya, bahwa Laminine adalah nutrisi Stem Cell. Stem Cell dalam tubuh kita sudah dorman (ngga aktif), ngga bisa melakukan regenerasi sel lagi. Kenapa dengan Laminine bisa mengaktifkan Stem Cell lagi?
Karena di dalam Ekstrak Putih Telur yang dierami selama 9 hari itulah mengandung seluruh nutrisi untuk mengawali suatu kehidupan baru, yang ditandai secara tiba-tiba aktifnya zat-zat inti penting dan munculnya FGF (Fibroblast Growth Factor).Dia mengibaratkan FGF seperti mandor bangunan, yang mengarahkan Stem Cell harus bekerja kemana atau mengarahkan Stem Cell menuju ke bagian tubuh yang membutuhkan. Dan selain FGF ada kandungan 22 asam amino, trace mineral, protein tumbuhan dan protein laut.
Begitulah yang teman saya ceritakan, saya harus cari tau lebih jauh mengenai Laminine ini, karena yang saya ragukan, mengapa Ekstrak Putih Telur. Saya minta waktu untuk ambil keputusan mencoba konsumsi Laminine.
Terus terang saja, jadi selain masalah tulang belakang, lutut saya juga sakit. Dokter katakan Spondilosis, sama seperti yang banyak diderita oleh kaum ibu.
Akhirnya saya coba pesan 1 box (3 box kecil/90 kapsul). Jujur saya katakan setelah saya konsumsi Laminine, dalam 3 hari saya rasakan ada suatu perubahan yang signifikan pada lutut saya. Woouw, luar biasa. Percaya ngga percaya. Itu kenyataan yang saya alami sendiri. Saya uji coba dengan berjalan, cukup jauh dan ternyata pada malam hari, lutut saya tidak merasakan sakit atau ngilu. Dan selain itu ternyata kualitas tidur saya juga berubah. Demikian pula sedikit demi sedikit, tulang belakang dan kram perut mulai berkurang. Dan saat saya tulis artikel ini, saya sudah tidak merasakan keluhan tulang belakang dan lutut saya.
Demikian pengalaman saya dalam konsumsi Laminine. terima kasih Tuhan, Kau berikan dan Kau tunjukkan obat yang sempurna dan kesembuhan penyakitku sehingga aku dapat melanjutkan perjalanan hidupku.


No comments:
Post a Comment