LAMININE UNTUK ANEURYSM

Aneurysm atau aneurisma adalah pelebaran pembuluh darah abnormal terlokalisasi disebabkan oleh melemahnya dinding pembuluh darah. Walaupun pelebaran pembuluh darah dapat menekan organ penting, komplikasi paling berbahaya pada aneurysma adalah pecahnya aneurisma ketika meningkat pada ukuran tertentu. 
Aneurysma dapat terjadi pada arteri manapun. 

Ada 2 jenis utama Anerisma :

  • Aneurisma Cerebral - Terjadi pada arteri otak
  • Aneurisma Aorta      - Terjadi pada aorta, bisa perut atau dada
Orang-orang dari segala usia dan kedua jenis kelamin dapat memiliki aneurisma, meskipun mereka lebih sering terjadi pada laki-laki dan orang-orang di atas 65 tahun.

Gejala Aneurisma Otak:

  • Sakit kepala yang sangat parah yang terjadi tiba-tiba
  • Mual
  • Muntah
  • Ada timbul masalah penglihatan
  • Sering mengalami kejang
  • Kehilangan kesadaran
  • Sebuah kelopak mata terkulai
  • Kebingungan
  • Leher kaku
  • Sensitif terhadap cahaya
Aneurisma otak itu akan menyebabkan pendarahan diotak dan stroke hemoragik - yang juga dapat menyebabkan kebocoran darah ke daerah sekitar otak yang menyebabkan gumpalan darah di tengkorak.





Aktor Kevin Sorbo terkena Aneurisma Otak


Penyebab Aneurisma Otak :
  • Kelemahan pada dinding arteri (biasanya ada sejak lahir)
  • Tekanan darah tinggi
  • Arteriosclerosis (flak kolesterol, trombosit, fibrin, dan bentuk lain pada dinding arteri.
  • Usia pada menopause mempengaruhi aneurisma otak - penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Surgery NeuroInrventional menemukan bahwa menopause dini meningkatkan resiko neurisma otak. Kebanyakan anerisma otak berkembang pada cabang karena dinding di bagian ini lebih lemah. Mereka paling sering terbentuk di dasar otak, tetapi bisa juga terbentuk di otak.

Diagnosa Aneurisma Otak :

Pasien yang tiba-tiba mengalami sakit kepala yang sangat parah, atau gekjala lain yang mungkin menunjukkan aneurisma otak pecah kemungkinan besar akan menjalani beberapa tes untuk mengetahui apakah ada pendarahan subakranoid atau bebrapa jenis stroke. Jika pendarahan terdeteksi, tim perawat darurat akan menetukan apakah aneurisma adalah penyebabnya. Pasien yang tidak memiliki aneurisma otak pecah, tapi tidak memiliki gejala seperti nyeri dibelakang mata, perubahan penglihatan, atau kelumpuhan pada satu sisi wajah mereka, juga akan menjalani tes. Dan tes-tes ini yang termasuk :

  • CT (Computerized tomography) scan sinar X yang digunakan untuk membuat gambar 3-demensi dari daerah sasaran. Multidetector computed tomography (MDCT) angiografi sangat akurat dalam menggambarkan aneurisma intrakranial menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Departemen Radiologi di Klinikum Duisburg di Jerman.
  • Tes cairan serebrospinal - siapa saja yang memiliki pendarahan subakranoid mungkin akan memiliki sel darah merah dalam cairan serebrospinal (cairan yang mengelilingi otak dan tulang belakang). Pasien yang memiliki gejala aneurisma pecah tetapi menggunakan CT scan yang tidak menunjukkan buktin pendarahan akan menjalani tes cairan serebrospinal ini. Disebut fungsi lumbal atai spinal tap.
  • MRI (magnetic resonance imaging) scan - tes ini adalah lebih baik dari pada CT scan dalam mendeteksi aneurisma pecah.
  • Ateriogram otak (angiogram cerebral) - kateter dimasukkan ke dalam arteri besar, biasanya melalui pangkal paha dan melewati jantung ke arteri otak. Sebuah pewarna khusus masuk ke arteri melalui kateter yang muncul dalam gambar sinar X - dokterrdapat melihat informasi lengkap tentang kondisi arteri dan lokasi aneurisma pecah. 


Gejala Aneurisma Aorta :

Sebagian besar aneurisma aorta pada aorta perut pasien. Hal ini tidak biasa bagi pasien untuk memiliki aneurisma dan tidak mengalami gejala selama beberapa tahun. Banyak dari mereka yang sulit untuk dideteksi karena ini. Beberapa aneurisma aorta tidak akan pecah. Sulit unutk memprediksi mana yang tidak akan pernah tumbuh, yang tumbuh perlahan-lahan, dan mana yang tumbuh dengan cepat.
Ketika gejala muncul, mereka cenderung merasakan :
  • Sensasi berdenyut di perut.
  • Nyeri perut - nyeri ini sering menyebar ke arah belakang.
Jika aneurisma terus tumbuh dan menekan pada tulang belakang atau dada, pasien biasanya sering mengalami batuk, kehilangan suara, kesulitan bernafas, dan masalah menelan.




Penyebab Aneurisma Aorta Perut :
  • Aterosklerosis - akumulasi deposit lemak (kolesterol) di dinding arteri
  • Merokok - ini merupakan faktor resiko utama dalam berkembangnya aneurisma aorta. Merokok memberikan kontribusi untuk terbentuk aterosklerosis, hipertensi dan percepatan pertumbuhan aneurisma. Perokok perempuan mempunyai kecenderungan 4 kali lebih besar terkena aneurisma aorta, menurut para peneliti di VA Medical Centre, Minneapolis.
  • Hipertensi - terutama jika tidak terkontrol
  • Infeksi pada aorta - ini penyebab umum (keturunan keluarga)
  • Pengguna kokain
  • Hubungan genetika - gen yang dikaitkan dengan kanker dan perkembangan kardiovaskular juga terkait dengan resiko neurisma aorta perut. 
       Selain dari Aneurisma Aorta Perut ada pula Anerisma Aorta Torak :

Sekitar 1 dari 4 aneurisma aorta terjadi di daerah toraks aorta (lebih tinggi dari dada). Dimana penyebab adalah sama seperti aneurisma aorta, ditambah kejadian seperti  berikut ini :
  • Marfan syndrom - ini adalah kelainan genetik dari jaringan ikat; yang merupakan penyebab umum dari aneurisma aorta.
  • Sebelumnya aorta cedera - orang dengan cedera sebelumnya pada aorta, seperti diseksi aorta toraks.
  • Trauma cedera - ini bisa terjadi disebabkan oleh kecelakaan atau jatuh frontal. 
Diagnosa Aneurisma Aorta :

Kebanyakan penderita aneurisma perut ditemukan dokter ketika memeriksa pasien dengan pertimbangan lain, seperti selama penggunaan sinar X dada atau USG, sesuai laporan The Mayo Clinic. Jika penderita aneurisma aorta diduga, maka beberapa tes tertentu akan disarankan, oleh penderita termasuk :

  • USG Perut - pasien berbaring terlentang dan beberapa gel hangat ini diterapkan pada kulit mereka sebelum dilakukan pemeriksaan. Gel ini digunakan untuk mengurangi kemungkinan membentuk gelembung udara pada kulit saat perangkat (transducer) ditempatkan di atasnya. Transducer digerakkan sepenjang perut dan mengirimkan gambar ke monitor.
  • CT (computerized tomography) scan - sinar X yang digunakan untuk membuat gambar 3-demensi untuk mendeteksi potensi aneurisma.
  • MRI (magnetic resonance imaging) scan - magnet dan gelombang radio menghasilkan gambar 2 demensi dan 3-demensi dari daerah sasaran.
  • Pemeriksan rutin bagi mereka yang beresiko - karena banyak aneurisma hadir tanpa gejala, orang berusia 60 atau lebih dan yang dianggap beresiko berpotensi mengembangkan aneurisma aorta disarankan untuk menjalani pemeriksaan rutin. Dan ini termasuk pula pria perokok, atau pria dengan riwayat keluarga aneurisma perut.

Pada kesempatan ini, kami memberikan satu solusi untuk memberikan efek nyata untuk penyakit anda. Laminine adalah suatu produk yang disebut dengan Stem Cell Enhancer. Apa saja yang dapat dilakukan oleh Stem Cell ini? Seperti diketahui bahwa tubuh kita dibentuk oleh sel : otak, jantung, hati, ginjal, darah, otot dan semua organ kita terbentuk oleh sel. Stem Cell adalah induk sel. Sehingga Stem Cell dapat meregenerasi semua sel-sel tubuh kita yang rusak, termasuk syaraf sekalipun. Tapi sayang bahwa Stem Cell dalam tubuh orang dewasa sudah usang dan dorman, dikarenakan oleh faktor usia, pencemaran lingkungan (polusi udara, termasuk pencemaran bahan makanan karena penggunaan pestisida, herbisida).  

Begitu luar biasakah Laminine? 

BENAR, jawabnya. Mengapa? Karena selain Laminine mengandung 22 asam amino, trace mineral, protein tumbuhan, protein laut ada unsur yang disebut FGF. FGF atau Fibroblast Growth Factor. Dari mana FGF ini muncul? FGF ini bukanlah buatan manusia, bukanlah susunan kimia anorganik. FGF ini didapat dari telur ayam yang dierami selama 9 hari. Dan pada hari ke 9 inilah ada satu perubahan yang sangat besar untuk membentuk kehidupan baru. Laminine satu-satunya Produk yang mengandung FGF, dan tidak ada satu produkpun di dunia yang mengandung FGF, kecuali Laminine. 
FGF ini sudah dipatenkan oleh Life Pharm Global dan diberi nama Laminine. FGF inilah yang mempunyai kemampuan memprogram ulang Stem Cell dan mengarahkan Stem Cell kemana dia harus pergi. Katakanlah dalam hal ini, bila terjadi kerusakan pada arteri. Maka Stem Cell ini yang akan meregenerasi arteri tersebut. Kontak kami, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.



Laminine, 100% aman dan halal.
Untuk itulah kami hadir untuk anda.
Manfaatkan Stem Cell anda, jangan biarkan dia dorman, berikan nutrisi yang paling tepat.
Dan biarkan dia bekerja untuk anda.






























PENGALAMAN PRIBADI SAYA

Dalam kesempatan ini, saya ingin menceritakan pengalaman pribadi, mengenai penyakit yang saya alami. Saya Sugiarto Sutandio, berdomisili di Bandung. Penyakit yang saya alami bukanlah penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, tetapi sakit pada bagian tulang belakang dan lutut. Singkatnya pada tahun 1995, saya jatuh terduduk karena jalan tergesa-gesa di lantai yang licin. Saat berusaha untuk bangun, yang saya rasakan saat itu adalah perut kejang, sakit sekali sehingga saya tidak bisa melakukan aktivitas dan harus menjalani terapi. 

Saya jalani terapi tersebut, hingga saya bisa menjalani aktivitas kembali. Akan tetapi saya tidak menyangka kalau efek dari jatuh tersebut saya rasakan sekitar 5 tahun setelah saya jatuh. Saya rasakan adalah saat berdiri dari duduk atau jongkok, tulang belakang bagian bawah, saya rasakan sakit. Tahun berganti tahun, sakit yang saya derita makin bertambah, saat saya berdiri dari duduk, mengalami kejang perut lagi.

Sekitar Oktober 2013, saya mengalami kejadian yang lebih mengejutkan. Waktu itu saya naik bis menuju Jakarta dari Bandung. Saat saya turun bis, tulang belakang saya terasa sakit sekali dan saat itu pula syaraf kaki seperti lumpuh, dan saya jatuh tersungkur di trotoar jalan. Saat itu, saya itu saya dibantu oleh seorang bapak untuk berdiri, tetapi saya menolak tawarannya, karena saya harus mencari posisi agar tulang belakang saya tidak terlalu sakit saat untuk berdiri. 


Saya sangat sedih, apakah saya masih bisa melanjutkan perjalanan hidup saya? Karena saya adalah tulang punggung keluarga.Yang saya takutkan saat itu, apakah saya harus berbaring terus ditempat tidur, atau bahkan mengalami kelumpuhan. Dan dokter pun, nyatakan harus operasi. Uang dari mana, saya harus operasi, dan apakah berhasil?


Perkenalan dengan Laminine. Awal tahun 2014, saya bertemu dengan seorang teman, yang memperkenalkan Laminine. Dia menceritakan apakah Laminine itu. Dia menceritakan pengobatan sekarang dengan menggunakan Stem Cell, tepatnya transplantasi Stem Cell, dan yang namanya transplantasi Stem Cell, wuuih MAHAL....... Apa saja penyakit bisa disembuhkan dengan Stem Cell. Termasuk pula gagal ginjal sekalipun. Ibaratnya kalau beli mobil kelas Mercedes lah. Hanya kalangan atas saja yang bisa menjangkau. Dia memberikan solusi, Laminine lah jawabnya. Yang saya heran dan tidak percaya saat itu adalah dengan bahan dasar ekstrak Putih Telur. Putih Telur yang dierami selama 9 hari. Dalam hati apa hebatnya dengan Putih Telur sih? Begitulah anggapan saya. 

Dia meyakinkan saya, bahwa Laminine adalah nutrisi Stem Cell. Stem Cell dalam tubuh kita sudah dorman (ngga aktif), ngga bisa melakukan regenerasi sel lagi. Kenapa dengan Laminine bisa mengaktifkan Stem Cell lagi?  


Karena di dalam Ekstrak Putih Telur yang dierami selama 9 hari itulah mengandung seluruh nutrisi untuk mengawali suatu kehidupan baru, yang ditandai secara tiba-tiba aktifnya zat-zat inti penting dan munculnya FGF (Fibroblast Growth Factor).Dia mengibaratkan FGF seperti mandor bangunan, yang mengarahkan Stem Cell harus bekerja kemana atau mengarahkan Stem Cell menuju ke bagian tubuh yang membutuhkan. Dan selain  FGF ada kandungan 22 asam amino, trace mineral, protein tumbuhan dan protein laut.






Begitulah yang teman saya ceritakan, saya harus cari tau lebih jauh mengenai Laminine ini, karena yang saya ragukan, mengapa Ekstrak Putih Telur. Saya minta waktu untuk ambil keputusan mencoba konsumsi Laminine.

Terus terang saja, jadi selain masalah tulang belakang, lutut saya juga sakit. Dokter katakan Spondilosis, sama seperti yang banyak diderita oleh kaum ibu.

Akhirnya saya coba pesan 1 box (3 box kecil/90 kapsul). Jujur saya katakan setelah saya konsumsi Laminine, dalam 3 hari saya rasakan ada suatu perubahan yang signifikan pada lutut saya. Woouw, luar biasa. Percaya ngga percaya. Itu kenyataan yang saya alami sendiri. Saya uji coba dengan berjalan, cukup jauh dan ternyata pada malam hari, lutut saya tidak merasakan sakit atau ngilu. Dan selain itu ternyata kualitas tidur saya juga berubah. Demikian pula sedikit demi sedikit, tulang belakang dan kram perut mulai berkurang. Dan saat saya tulis artikel ini, saya sudah tidak merasakan keluhan tulang belakang dan lutut saya.

Demikian pengalaman saya dalam konsumsi Laminine. terima kasih Tuhan, Kau berikan dan Kau tunjukkan obat yang sempurna dan kesembuhan penyakitku sehingga aku dapat melanjutkan perjalanan hidupku.