APA ITU GAGAL GINJAL?
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu kondisi penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialami mereka yang berusia dewasa pada kaum usia lanjut.
Terjadinya kegagalan ginjal bisa disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang diderita oleh tubuh dimana secara berangsur mempunyai dampak pada kerusakan organ ginjal. Dan penyakit yang sering menyebabkan kerusakan ginjal antara lain yaitu :
- Penyakit diabetes (kencing manis)
- Menderita kanker
- Terjadi sumbatan saluran kemih (karena tumor, batu ataupun penyempitan)
- Karena penyakit darah tinggi
- Bisa juga karena penyakit auto imun
- Karena terbentuknya kista
- Kerusakan sel penyaring pada ginjal baik terjadinya peradangan karena infeksi ataupun dari penyakit darah tinggi.
- Bisa juga karena kehilangan cairan secara mendadak seperti muntaber, pendarahan.
- Adanya penyakit seperti Sifilis, Malaria, TBC Paru-paru, Liver, Obat-obatan Kimia.
Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk yang mana ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya. Dan dalam dunia kedokteran biasa disebut dengan serangan gagal ginjal akut dan kronik.
* Gejala Gagal Ginjal Akut dan Gagal Ginjal Kronik
Pada gagal ginjal akut dan kronik mempunyai gejala umum yang sering terjadi diantaranya :
- Sering merasakan kelelahan dan lemah
- Perasaan bingung
- Mengalamai bengkak pada area kaki
- Adanya masalah tidur
- Merasakan mual dan akhirnya muntah
- Kurangnya kandungan urine saat buang air kecil
- Nafsu makan hilang
- Otot kejang dan berkedut
Faktor Resiko pada gagal ginjal akut antara lain dipicu :
Penderita liver, menderita penyakit ginjal, penderita penyakit gagal jantung, penderita tekanan darah tinggi, penderita diabetes, penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di tangan dan kaki (peripheral artery), lanjut usia.
Penderita peripheral artery
Faktor Resiko pada gagal ginjal kronik antara lain dipicu :
Kerusakan pada artery yangg membawa darah menuju ginjal, Lupus, penderita diabetes type 1 dan 2, batu ginjal, pembesaran prostat, penderita darah tinggi, kanker ginjal, kanker kandung kemih, kondisi yang menyebabkan urine masuk kembali ke dalam ginjal, infeksi ginjal, polycystic kidney.
Penderita kista ginjal
2. Tanda-tanda dan Gejalanya :
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut diantaranya adalah : Nyeri pinggang (kolik), kencing darah, kencing sakit, sering kencing.
Selain itu adanya kelainan urine : bakteri, protein, darah/eritrosit, leukosit/darah putih.
Penggunaan obat dengan dosis tinggi dapat menyebabkan resiko gagal ginjal akut.
Sedang tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan berkurang, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak nafas, pucat. Kelainan urine : protein, eritrosit, leukosit, creatine darah naik, Hb turun, urin : protein selalu positip.
Untuk gagal ginjal kronik, salah satu ditandai dengan naiknya creatinine.
Serum creatinine : umumnya berkisar antara 0,8 dan 1,6. Ukuran hasil buangan dalam darah yang berasal dari aktivitas otot. Ginjal bekerja normal bila dapat menghilangkan creatinine dari darah.
Tingkat penyaringan Glomerular (GFR) :
Tingkat penyaringan glomerular dianggap oleh para profesional medis untuk dijadikan sebagai ukuran terbaik dari fungsi ginjal. Mengetahui GFR seseorang memungkinkan mereka mengetahui stadium penyakit ginjal mereka. Dokter akan menggunakan informasi ini ubtuk merencanakan perawatan pasien mereka.
Stage
|
GFR Level
|
Description
|
Stage 1
|
90 mL/min or more
|
Healthy kidneys or Kidney damage with normal or high GFR
|
Stage 2
|
60 to 89 mL/min
|
Kidney damage and mild decrease in GFR
|
Stage 3
|
30 to 59 mL/min
|
Moderate decrease in GFR
|
Stage 4
|
15 to 29 mL/min
|
Severe decrease in GFR
|
Stage 5
|
Less than 15 mL/min or on dialysis
|
Kidney failure
|
5
STAGES OF CHRONIC KIDNEY DISEASE
|
||
Stadium 1 dan stadium 2 Penyakit Ginjal Kronik.
Dalam stadium 1 dan stadium 2 PGK ada beberapa gejala. Gejala awal dari PGK ditandai :
- Tekanan darah tinggi.
- Tingkat creatinine atau urea meningkat dalam darah
- Darah atau protein dalam urin.
- Kerugian ginjal akibat MRI, CT scan, ultrasound, atau X ray
- Riwayat keturunan keluarga terkena kista ginjal.
Stadium 3, anemia (kekurangan sel darah merah) dan penyakit tulang dini dapat muncul dan biasanya diobati untuk membantu pasien merasa lebih baik dan mengurangi masalah di jalan.
Stadium 4
Saat PGK sudah berlanjut ke stadium 4, saatnya untuk mulai mempersiapkan untuk dialisis dan / atau transplantasi ginjal. Jika GFR turun di bawah 30 kebanyakan orang perlu berobat keseorang spesialis penyakit ginjal (nephrologist). Dokter ginjal akan berbicara tentang pengobatan untuk gagal ginjal seperti dialisis atau transplantasi ginjal. GFR di bawah 15 menunjukkan bahwa salah satu perawatan ini diperlukan.
Pada PGK, ginjal biasanya tidak gagal sekaligus. Sebaliknya, penyakit ginjal sering berkembang perlahan-lahan, selama bertahun-tahun. Dengan dianosis dini, dimungkinkan untuk memperlambat, menghentikan atau membalikkan PGK, tergantung pada penyebab dan keadaan pasien.
Stadium 5
Seseorang bila telah memiliki penyakit ginjal stadium 5 (akhir) dengan GFR 15 ml/menit atau kurang. Pada stadium lanjut ini penyakit ginjal telah kehilangan hampir semua kemampuan untuk melakukan pekerjaan mereka secara efektif, dan akhirnya dialisis atau transplantasi ginjal diperlukan untuk hidup.



No comments:
Post a Comment